Cara Aman Bila Harus Memencet Jerawat

Menahan diri dan menahan godaan untuk tidak memencet jerawat adalah hal yang sulit. Apalagi jerawat yang sudah matang dan menunjukkan mata berwarna putih di ujungnya. Selain itu, banyak juga yang ingin memencet jerawat karena malu jerawat akan pecah ditempat umum. Adakah cara aman memencet jerawat agar jerawat tidak menimbulkan infeksi dan meninggalkan bekas jerawat?

Jerawat umumnya disebabkan produksi sebum berlebih di bawah folikel rambut. Sebum yang bercampur dengan penumpukan sel-sel kulit mati, bakteri P.acne, dan kotoran-kotoran lainnya merupakan penyebab jerawat. Kotoran-kotoran tersebut akan menyumbat puri-pori dan akhirnya timbulah jerawat.

Banyak ahli dermatologis mengatakan bahwa anda dilarang untuk memencet jerawat. Memencet jerawat malah akan melukai kulit wajah. Ini juga akan menimbulkan bahaya memencet jerawat sembarangan berupa bekas jerawat yaitu flek-flek hitam dan juga bopeng atau lekukan-lekukan pada wajah. Memencet jerawat harus dilakukan dengan cara yang tepat dan benar agar jerawat hilang. Jika tidak, jerawat yang dipencet malah akan semakin meradang dan menyebabkan munculnya jerawat lebih banyak lagi.

Berikut ini adalah ulasan mengenai cara aman memencet jerawat:

1. Pilih Jerawat yang sudah Matang

Jika anda tidak bisa menahan diri untuk tidak memencet jerawat, pastikan jerawat yang akan dipencet adalah jerawat yang sudah matang dan terlihat bagian isinya yang berwarna putih. Pada jerawat yang matang, biasanya terdapat butiran putih di ujung atas jerawat. Pastikan juga jerawat tersebut tidak berisi nanah.

Jerawat yang bernanah berarti jerawat yang sudah meradang dan infeksi. Jerawat tersebut harus dihindari untuk dipencet. Hindari juga memencet jerawat yang sudah matang karena malah akan membuat jerawat membesar dan meradang. Jerawat yang belum matang juga akan sulit untuk dihilangkan atau dipencet.

Berikut ini adalah ciri-ciri lainnya dari jerawat yang telah matang:
• Terdapat butiran atau mata berwarna putih di bagian ujung jerawat.
• Jerawat berhenti membesar.
• Jerawat mulai berwarna kemerahan. Biasanya jerawat akan sakit dan nyeri jika dipegang. Namun, jerawat yang memerah adalah tanda bahwa jerawat telah matang.
• Jerawat meletus dan mengeluarkan cairan. Jerawat yang telah matang biasanya akan meletus dengan sendirinya. Namun, proses meletusnya jerawat membutuhkan beberapa saat.
• Jerawat yang sudah matang biasanya dekat dengan permukaan kulit.

Sebenarnya, jerawat yang telah mematang ini adalah jerawat yang akan segera sembuh. Hindarilah tindakan memencet jerawat walaupun anda ingin sekali melakukannya.

2. Bersihkan Jerawat, Jari-Jari Tangan, dan Kuku Sebelum Memencet Jerawat.

Sebelum anda mempraktikan cara aman memencet jerawat, pastikan anda membersihkan jari-jari dan kuku anda dengan alcohol 70%. Anda juga bisa menggunakan isopropyl alcohol. Alkohol merupakan cairan antiseptik untuk membunuh dan membasmi kuman dan bakteri yang dapat menginfeksi dan membuat peradangan pada jerawat. Anda juga perlu membersihkan jerawat yang akan dipencet dengan menggunakan alkohol. Ulangi mencuci tangan dengan alkohol ketika berpindah dari satu jerawat ke jerawat lain.

Anda juga bisa mencuci tangan dan kuku dengan menggunakan sabun antiseptik. Sabun antiseptik akan membunuh bakteri dan kuman di wajah anda sehingga bakteri dan kuman tersebut tidak akan berpindah dari tangan ke wajah. Bakteri dan kuman dari tangan yang tidak dibersihkan malah akan membuat jerawat semakin meradang dan infeksi.

Bersihkan juga jari-jari tangan anda dengan sikat dan bilas dengan air hangat. Bersihkanlah jari-jari, sela-sel jari, telapak tangan, dan punggung tangan dari bakteri, kuman, virus, dan lain-lain. Cara membersihkan tangan sebelum memencet jerawat:
• Basahi tangan anda hingga bagian tengah lengan dengan air yang mengalir. Ambil sabun kemudian gosok telapak tangan dengan lembut.
• Gosok kedua punggung tangan secara bergantian.
• Gosok kedua jari-jari tangan hingga bersih.
• Bersihkan dan gosok kedua ujung jari dengan cara mengatupkan tangan.
• Gosok dan putar kedua ibu jari dengan gerakan memutar.
• Posisikan ujung jari di telapan tangan, kemudian gosok secara bergantian.
• Bersihkan kedua pergelangan tangan dengan gerakan memutar.
• Keringkan dengan handuk yang steril dan bersih.

3. Gunakan Sarung Tangan, Pemencet Jerawat, dan Ekstrator Komedo yang Steril.

Untuk meminimalkan jerawat semakin meradang dan infeksi, gunakan sarung tangan yang steril. Gunakanlah sarung tangan lateks yang bersih dan steril. Hal ini untuk meminimalisir kontak antara tangan dan kulit wajah. Sebenarnya, tanpa sarung tangan anda juga bisa memencet jerawat asal tangan anda bersih dan steril.

Namun, untuk meningkatkan kebersihan dan menghindari hal-hal negatif atau menghindari infeksi dan bekas luka pada jerawat, anda lebih baik menggunakan sarung tangan. Biasanya, pada tangan masih terdapat minyak, lemak, dan mikroorganisme berukuran mikro walaupun sudah mencuci tangan. Bakteri, kuman, dan kotoran yang berbahaya dapat memicu peradangan dan infeksi pada jerawat.

Anda bisa memencet jerawat dengan ekstrator komedo. Alat ini memiliki lubang yang pas untuk menekan dan memencet jerawat. Pastikan semua isi jerawat keluar, kemudian bersihkanlah. Anda bisa mendapatkan ekstrator komedo di toko obat atau toko alat kecantikan. Kemudian, anda perlu mencuci alat ini sebelum dan sesudah memencet jerawat dengan menggunakan air panas. Hal ini dimaksudkan agar alat bebas dari kuman dan bakteri.

Anda juga bisa menggunakan alat pemencet jerawat (berupa jarum jahit yang masih baru). Berikut ini adalah cara menghilangkan jerawat dengan alat jarum jahit.
• Cuci tangan anda dengan menggunakan air hangat dan sabun antiseptic.
• sterilkan alat tersebut dengan menggunakan api. Setelah dingin, bilas dengan alcohol 70%.
• Sejajarkan jarum dengan permukaan kulit, kemudian tusukan kedalam kepala jerawat yang berwarna putih.
• Tenang saja, cara ini tidak akan menimbulkan rasa sakit karena anda menusuk jaringan sel kulit yang telah mati dan kotoran dalam jerawat.
• Angkat jarum tersebut seperti gerakan medongkrak.
• Hentikan cara ini bila cairan yang keluar adalah darah dan bukan nanah.

4. Gunakan Toner dan Air Es Setelah Memencet Jerawat.

Anda juga bisa mengoleskan produk anti-bakteri, seperti tea tree oil, Neosporin, Bacitracin, asam salisilat (BHA), atau benzoyl peroksida setalah mempraktikan cara memencet jerawat dengan benar. Bahan-bahan ini mampu membunuh dan membasmi bakteri yang dapat menyebabkan jerawat.

cara aman memencet jerawat

 

Bahan-bahan ini juga dapat meredakan iritasi dan warna kemerahan akibat peradangan jerawat. Gunakan juga estrengent, toner, atau face tonic dengan menggunakan kapas pada jerawat yang baru saja dipencet untuk mengempeskan jerawat tersebut.

Kegunaan akan manfaat toner untuk cara merawat jerawat yang telah dipencet:
• Toner mampu menghilangkan minyak yang dapat menyebabkan jerawat baru tumbuh kembali.
• Toner juga berguna untuk mengontrol kotoran yang terdapat pada jerawat yang telah dipencet.
• Kandungan toner amino fruit acid atau glicolyc acid berguna untuk mengexfoliasi sel-sel kulit mati. Sel-sel kulit mati dapat bertumpuk kembali dan menyebabkan timbulnya jerawat baru.

Anda juga bisa membilas dan membersihkan jerawat yang telah dikeluarkan isinya dengan menggunakan air es. Air es akan membuat pori-pori jerawat tadi menutup kembali. Jika pori-pori tetap terbuka, dikhawatirkan bakteri, kuman, mikroorganisme berbahaya, dan kotoran lainnya akan masuk kembali dan menyebabkan jerawat baru.

Berikut tadi adalah cara aman memencet jerawat. Namun, bukan berarti cara-cara diatas tidak memiliki risiko. Memencet jerawat juga hanya boleh dilakukan sekali-kali, tidak dianjurkan dilakukan secara rutin. Memecet jerawat secara rutin akan menimbulkan infeksi, bekas luka, bopeng, peradangan kronis, dan masih banyak risiko lainnya. Lebih baik anda menghindari untuk memencet jerawat walaupun anda ingin sekali memencet jerawat tersebut. Gunakanlah bahan-bahan alami atau produk-produk yang ditujukan untuk menghilangkan jerawat.