Hal Yang Harus Dihindari Ketika Berjerawat

Mengapa anda perlu mengetahui hal yang harus dihindari ketika berjerawat? Jika ditangani secara sepele dan asal-asalan, jerawat malah akan lebih parah. Hal ini akan membuat anda lebih sulit mengatasi dan menghilangkan jerawat tersebut. Oleh karena itu, anda perlu mengetahui hal yang harus dihindari ketika berjerawat agar jerawat tidak makin parah.

Hal yang harus dihindari ketika berjerawat akan dikupas tuntas dalam ulasan dibawah ini.

1. Hindari Produk yang Mengandung Scrub.

Saat wajah anda berjerawat, anda harus menghindari penggunaan pembersih wajah dan eksfoliator yang mengandung scrub. Sebenarnya, exfoliasi dengan scrub bertujuan untuk mengangkat sel-sel kulit mati dan membersihkan pori-pori. Namun, mencuci muka dengan scrub malah akan menghilangkan lipid di kulit lapisan luar dan mengikis lapisan pelindung kulit jika anda berjerawat. Hal ini akan menyebabkan bakteri mudah menimbulkan jerawat.

Scrub juga dapat menyebabkan iritasi kulit dan menyebabkan jerawat semakin meradang. Selain itu, scrub juga dapat membawa bakteri dari daerah yang berjerawat ke daerah wajah yang masih sehat. Ini akan menyebabkan penyebaran jerawat yang semakin luas di permukaan wajah. Selain itu, anda juga tidak dianjurkan untuk menggunakan cleansing brush yang juga akan mengiritasi kulit.

Sebenarnya, scrub tidak memperparah kondisi berjerawat jika produk kimia tersebut mengandung asam salisilat dan benzoil peroksida. Walaupun begitu, lebih baik anda menggunakan pembersih atau cleansing wash yang tidak mengandung scrub, tidak menimbulkan iritasi, dan memiliki PH yang seimbang.

PH yang seimbang akan membasmi bakteri dan menghentikan peradangan pada jerawat. Penting juga untuk membersihkan wajah agar residu tidak tertinggal di wajah dan meninggalkan residu. Residu dari pembersih wajah akan mengiritasi kulit dan menyebabkan jerawat. Selain itu, bersihkan wajah anda saat akan mencuci muka. Hal ini berguna untuk menghilangkan kuman dan bakteri yang bisa menular ke wajah.

hal yang harus dihindari ketika berjerawat

Tips memilih pembersih yang tidak mengandung scrub untuk kulit berjerawat:
• Periksa terlebih dahulu jenis kulit anda. Pilihlah pembersih yang cocok dengan jenis kulit anda.
• Pilihlah pembersih dengan label oil-free, anti-acne, non-comedogenic, dan oil-control. Biasanya, produk-produk ini telah dirancang khusu untuk merawat kulit berjerawat, mengobati jerawat, dan menyamarkan noda hitam bekas jerawat. Oil-controll berfungsi mengendalikan kadar minyak berlebihan yang dapat memperparah jerawat. Anti-acne berarti produk tersebut dapat membunuh bakteri yang dapat menyebabkan jerawat. Oil-free berarti produk tersebut tidak mengandung basis minyak yang dapat memperparah jerawat. Non-comedogenic artinya produk tersebut tidak akan menyumbat pori-pori kulit dan menyebabkan jerawat.
• Pilihlah produk pembersih wajah yang memiliki tekstur halus dan lembut. Tidak menagndung scrub. Scrub malah akan melukai dan memperparah kondisi jerawat. Scrub juga akan merangsang produksi minyak berlebih pada wajah.
• Gunakan pembersih wajah yang tidak memiliki sifat abrasive. Pilihlah yang memiliki label alcohol-free atau tidak mengandung alcohol. Kandungan alcohol akan membuat kulit terlalu kering dan menyebabkan jerawat semakin parah.
• Pilihlah pembersih wajah yang mengandung asam salisilat, benzoil peroksida, herbal clay, dan sodium sulfacetamide yang dapat menghentikan produksi minyak berlebih, membunuh bakteri, membuka pori-pori, dan menghentikan peradangan.
• Pilihlah pembersih wajah yang berlabel brightening essence. Kandungan ini akan mencerahkan kulit dari penumpukan sel-sel kulit mati akibat jerawat.

2. Jangan Gunakan Produk yang Mengandung Minyak

Menurut Neelam A. Vashi, MD, asisten profesor dermatologi dan direktur riset Cosmetic and Laser MedicineUniversity School of Medicine di Boston, petrolatum, minyak kelapa, minyak sayur, dan cocoa butter dapat menyumbat pori-pori dan merupakan salah satu hal yang harus dihindari ketika berjerawat. Selain itu, minyak lavender, grapeseed oil dan argan oil adalah minyak yang dapat menyumbang kadar minyak berlebih dan jerawat pada wajah.

hal yang harus dihindari ketika berjerawat

Minyak yang berlebihan di wajah akan menyumbat folikel kulit, menjadi lingkungan yang baik untuk pertumbuhan bakteri, dan akhirnya menyebabkan jerawat. Produk dengan basis minyak akan menambah kadar minyak di wajah anda. Kemudian, jerawat mudah tumbuh pada kulit berminyak. Oleh karena itu, anda perlu menghindari produk dengan basis minyak dan membuat kulit tambah greasy.

Lebih baik anda menggunakan produk yang oil-free dan non-comedogenic. Anda juga dianjurkan untuk menggunakan kosmetik, skincare, dan produk kecantikan lainnya yang mengandung zinc oxide, dimethicone, titanium dioxide, dan silica powder. Gunakanlah juga produk kimia yang mengandung gliserin atau humektan lainnya. Pilih juga produk yang merupakan sediaan gel, serum, dan cairan dibandingkan krim dan salep yang tebal.

3. Tidak Mengonsumsi Makanan yang Dapat Menyebabkan Jerawat.

Makanan yang anda konsumsi dapat menjadi racun bagi tubuh. Makanan-makanan semacam ini yang masuk ke tubuh akan menyebabkan respon tubuh berupa jerawat. Hindarilah beberapa makanan yang dapat menyebabkan jerawat dibawah ini:
Makanan yang Tinggi Protein. Protein memang baik untuk tubuh. Namun, jika dikonsumsi berlebihan, makanan ini akan memperparah jerawat. Umumnya, protein hewani memiliki sifat yang asam. Kandungan asam ini dapat memicu timbulnya bakteri yang dapat menyebabkan jerawat. Bakteri akan hidup di lingkungan yang terlalu asam atau basa.
Kafein. Kafein dalam kopi dan minuman penyegar lainnya dapat memperparah kondisi jerawat. Kafein dapat merangsang kelenjar adrenalin yang akan menyebabkan stress. Stress akan mengacaukan hormone di dalam tubuh. Hormon yang kacau dan tidak stabil ini akan membuat kelenjar minyak memproduksi minyak lebih banyak pada kulit. Minyak yang berlebih inilah yang akan menyebabkan dan memperparah kondisi jerawat. Selain itu, kafein juga dapat menyebabkan sulit tidur. Kurangnya waktu tidur akan menyebabkan proses regerasi kulit terhambat. Oleh karena itu, kulit mudah mengalami masalah kulit, termasuk jerawat.
Iodium. Iodium juga memiliki manfaat yang banyak bagi kesehatan. Namun, iodium memiliki efek samping menyebabkan jerawat jika dikonsumsi berlebihan. Iodium yang berlebihan akan mempengaruhi kelenjar sebaceous. Kelenjar ini akan memproduksi minyak lebih banyak pada kulit.
Coklat. Coklat memang aman bagi tubuh. Namun, coklat dapat memperparah jerawat jika anda mengnsumsinya berlebihan. Coklat mengandung gula yang sangat tinggi. Ini dapat menurunkan imunitas tubuh. Daya imun yang rendah dapat menyebabkan bakteri penyebab jerawat mudah menyerang tubuh.

4. Jangan Menggunakan Ponsel yang Kotor

Menurut Dermatologis Mitchell Kline dari New York-Presbyterian Medical Center, menempelkan ponsel yang kotor di pipi akan menyebabkan penyumbatan pori oleh minyak. Ponsel yang baru digunakan akan membuat minyak dan keringat menempel pada alat elektronik tersebut. Apalagi jika menekan ponel terlalu kerasa pada pipi, hal ini dapat menyebabkan jerawat pecah. Selain itu, Ava Shamban, M.D., dalam majalah online Total Beauty mengatakan bahwa jerawat dapat dipicu oleh hal- hal sederhana seperti menggunakan ponsel kotor dengan lama dan berulang-ulang. Pada ponsel terdapat jutaan bakteri dan kuman yang dapat mengganggu dan menyebabkan masalah kulit. Karena terlalu banyak, sebuah penelitian menyatakan bahwa ponsel lebih kotor dibandingkan toilet. Alasan inilah mengapa jerawat baru akan mudah muncul.

hal yang harus dihindari ketika berjerawat

Tips agar ponsel anda tidak menyebabkan dan memperparah kondisi jerawat.
• Cuci mukalah secara rutin dan teratur. Anda perlu mencui muka seusai berpergian dan setelah melakukan kegiatan, termasuk menggunakan ponsel.
• Banyak ahli mengatakan untuk menggunakan headset atau handsfree.
• Mengaktifkan mode loudspeaker ketika menggunakan ponsel.
• Rajinlah membersihkan ponsel.

Ulasan tadi adalah hal yang harus dihindari ketika berjerawat. Rawat dan jagalah kebersihan kulit anda secara rutin dan teratur. Anda juga perlu membatasi asupan makanan yang dapat menyebabkan jerawat.