Jerawat dan Jenis-Jenis Jerawat

Wajah cantik dan mulus adalah dambaan dan kepercayaan diri tersendiri bagi setiap wanita. Namun, keindahan dan kecantikan wajah dapat terganggu oleh timbulnya jerawat. Jerawat (Acne) adalah salah satu jenis penyakit kulit yang berhubungan dengan kelenjar sebaceous di kulit wajah yang akan sangat menggangu penampilan. Jerawat ini adalah benjolan berwarna merah yang didalamnya terdapat nanah. Jenis-jenis jerawat bisa diakibatkan pori-pori wajah tersumbat oleh kotoran, polusi, bakteri, sebum (minyak alami kulit), dan lain-lain.

jenis-jenis jerawat

Singkatnya, jerawat terbentuk akibat sel kulit mati, sebum, dan kotoran yang tersumbat dalam pori-pori kulit. Jika sumbatan ini terinfeksi bakteri, akan terjadi pembengkakan atau jerawat. Jerawat atau acne biasanya muncul pada bagian wajah, punggung, leher, bahu, dan dada. Jerawat pada daerah daerah tersebut bisa terjadi akibat perubahan hormone Androgen ketika sedang stress, pada masa kehamilan, dan saat mestruasi.

Tak heran mengapa jerawat sering muncul pada usia pubertas karena terjadinya lonjakan hormone yang cukup besar pada usia tersebut. Disamping faktor penyebabnya, banyak orang yang mengaggap jerawat itu hanya ada satu jenis, tapi faktanya terdapat beberapa jenis jerawat yang perlu anda ketahui. Di dunia medis, jenis-jenis jerawat sangat banyak dan beragam. Kenali jenis jenis jerawat adalah penting mengingat faktor penyebab dan reaksinya berbeda-beda, maka cara pengobatannya pun akan berbeda-beda.

Jenis-Jenis Jerawat

1. Jerawat Vulgaris

Di dunia medis, jerawat vulgaris digunakan untuk mengacu pada jenis-jenis jerawat pada umumnya termasuk komedo terbuka, komedo tertutup, dan jenis jerawat lainnya. Jerawat vulgaris ditandai dengan erupsi komedo tertutup, komedo terbuka, dan jerawat yang berwarna kemerahan dan bersisik. Acne ini juga ditandai dengan benjolan atau tanpa benjolan, pembengkakan, rasa nyeri, dan warna kemerahan.

Umumnya, jerawat ini muncul pada bagian wajah, dada, dan punggung. Acne vulgaris disebabkan oleh sel-sel kulit mati yang menumpuk dan tidak dibersihkan, produksi sebum yang berlebihan, ketidakseimbangan hormone, proses peradangan atau inflamasi pada kulit, bakteri propionibacterium acne, dan produk kosmetik yang tuntas dibersihkan.

Jenis jerawat ini biasanya muncul pada masa pubertas dan akan ada hingga dewasa jika tidak diatasi secara langsung. Ketika memasuki masa pubertas, jerawat vulgaris sering dialami oleh kaum pria, namun, ketika memasuki usia dewasa, jerawat ini kebanyak dialami oleh kaum wanita.

Cara mengatasi jerawat jenis ini adalah membersihkan dan mengangkat sel-sel kulit yang telah mati, mengendalikan produksi sebum yang berlebih di wajah, dan menghilangkan bakteri penyebab jerawat. Jerawat vulgaris yang ringan dapat diatasi dengan sabun muka, krim wajah dan lain-lain. Namun, jika jerawat sudah pada tahap parah yang dapat menyebabkan kerusakan permanen, anda harus mendapatkan pengobatan dari dokter spesialis kulit.

2. Jerawat biasa

Menurut jenis jerawat dan cirinya, jerawat biasa atau jerawat klasik adalah benjolan kecil yang berwarna putih kemerahan. Jerawat biasa biasanya muncul dalam ukuran yang sedang dan dalam jumlah yang sedikit. Walaupun begitu, salah satu dari jenis-jenis jerawat ini tidak jarang menimbulkan rasa nyeri dan akan sangat merusak penampilan. Jerawat ini muncul akibat pori-pori kulit wajah yang tersumbat dan terinfeksi oleh bakteri propionibacterium acne.

Bakteri ini hidup di daerah dimana asam lemak diproduksi oleh kantung kelenjar atau kelenjar sebaceous di bawah permukaan kulit. Bakteri ini juga dapat mengiritasi daerah sekitar jerawat. Untuk perawatan yang simple dan praktis yang dapat anda lakukan di rumah, anda dapat mengoleskan pasta gigi secara topikal ke daerah yang berjerawat sebelum tidur. Pasta gigi mengandung fluoride yang dapat mengatasi kulit bengkak dan kemerahan akibat jerawat.

Kemudian, untuk membasmi bakteri propionibacterium acne penyebab jerawat, gunakanlah sabun sulfur atau sabun yang mengandung benzoyl-peroxida. Jika obat yang dijual bebas di pasaran tidak mempan, anda bisa meminta dokter untuk meresepkan Retin-A atau vitamin A derivative.

3. Jerawat Batu

Jerawat yang biasa disebut Cystic Acne ini diakibatkan oleh pertumbuhan sel yang tidak normal dan sebum yang diproduksi berlebihan. Jerawat batu memiliki ukuran yang lebih besar dibandingkan jerawat biasa. Jenis jerawat ini lebih meradang dan berwarna lebih merah lagi. Selain itu, jerawat batu biasanya akan menimbulkan rasa nyeri, linu, dan sakit.

Apabila anda tidak melakukan pengobatan dan perawatan dalam waktu dekat, jerawat ini akan meninggalkan bekas yang sangat sulit untuk dihilangkan. Jerawat ini tidak hanya muncul pada bagian wajah, tapi juga dada, punggung, lengan atas, dan punggung. Selain itu, dibandingkan jerawat lainnya, jerawat batu merupakan jerawat yang paling lama bertahan di wajah, bisa berminggu-minggu dan bahkan berbulan-bulan di wajah.

Dr. Amy Weschler, seorang dermatolog di Amerika Serikat, tidak meyarankan siapapun untuk memencet atau mengeluarkan secara paksa jerawat batu. Hal ini disebabkan memencet jerawat secara paksa akan menyebabkan infeksi, bekas yang menghitam, dan bahkan kondisi “bopeng” yaitu kulit wajah yang cekung dan tidak merata. Berkonsultasilah dengan dokter anda untuk menentukan pengobatan lebih lanjut dari Cystic Acne ini.

4. Jerawat Komedo

jerawat komedo

Komedo disebabkan oleh sekresi berlebih sebum oleh kelenjar sebaceous dan sel-sel kulit mati yang menumpuk. Komedo terbagi menjadi dua macam yaitu:

• Komedo Terbuka (Blackhedas)
Komedo jenis ini yang merupakan salah satu jenis jerawat di dagu ditandai dengan pori-pori yang besar dan berwarna hitam. Warna hitam dari jenis jerawat ini diakibatkan oleh kepala komedo yang terbuka dan terpapar udara bebas sehingga menimbulkan oksidasi keratin dan sebum. Pada dasarnya, blackheads hampir sama dengan whitehedas yang diakibatkan oleh pori-pori yang tersumbat, namun tidak menimbulkan peradangan. Blackheads yang merupakan salah satu jenis jerawat di pipi biasanya muncul di daerah pipi, hidung, dan dagu pada wajah.

• Komedo Tertutup (whiteheads)
Komedo tertutup ditandai dengan tonjolan kecil berwarna putih. Komedo ini diakibatkan oleh pori-pori yang tersumbat oleh lemak dan kotoran di bawah permukaan kulit, namun tidak meradang. Karena letaknya di bawah permukaan kulit, whiteheads lebih sulit dihilangkan dibandingkan dengan blackheads.

5. Jerawat Juvenil

Jerawat ini diakibatkan oleh masalah hormonal didalam tubuh yang belum bisa memproduksi sebum secara stabil. Jerawat juvenile biasanya disebabkan oleh hormone androgen. Kegunaan hormone ini adalah menstimulasi kelenjar minyak atau sebaceous untuk memproduksi sebum. Namun, produksi sebum yang berlebihan akan menyebabkan jerawat juvenile.

Karena jerawat juvenile diakibatkan oleh hormone, jenis jerawat ini biasanya muncul pada masa pubertas yaitu sekitar 14 sampai 20 tahun. Selain itu, karena jerawat ini mengikuti siklus hormonal, jerawat ini muncul setiap masa menstruasi dan akan muncul lagi pada masa menstruasi berikutnya.

Berikut ini adalah cara mengobati jerawat juvenile:
• Untuk pengobatan jerawat Juvenil, anda bisa mencuci muka setiap hari dengan sabun bayi transculent atau sabun dengan PH yang seimbang.
• Hindari stress. Stress akan menyebabkan lonjakan hormone yang dapat memicu timbulnya jerawat.
• Selalu menjaga kebersihan wajah menjelang siklus menstruasi karena jerawat biasanya muncul pada siklus tersebut.

6. Jerawat Rosacea

Awalnya, jerawat Rosacea hanya ditandai oleh warna kemerahan, namun lama-kelamaan akan meradang dan bahkan menimbulkan sisik pada lipatan hidung. Kemudian, jerawat Rosacea biasanya meninggalkan bercak berwarna merah muda atau merah pada daerah kening, hidung, pipi, dan dagu. Rosacea yang merupakan salah satu dari jenis jenis jerawat pada pria biasanya dialami oleh kaum wanita, namun pria yang mengalami jerawat ini maka akan memiliki gejala yang parah.

Jenis jerawat ini biasanya muncul pada wanita yang berusia sekitar 30 sampai 50 tahun. Selain itu, jenis jerawat ini biasanya meyerang pada orang dengan warna kulit yang pucat. Bahkan, faktor keturanan turut andil mengapa jerawat ini muncul di wajah anda.

Faktanya, jerawat ini tidak bisa disembuhkan, tapi dapat dikendalikan dengan perawatan yang tepat. Jerawat Rosacea membutuhkan pengobatan dari dokter ahli mulai dari penguapan, kompres air panas, dan penyinaran menggunakan infra- merah agar jerawat mongering.

7. Jerawat Nitrosica

Jerawat Nitrosica yang baru muncul dapat diobati dengan obat jerawat yang mengandung salicylic acid. Hal ini dimakasudkan agar jerawat tidak semakin teriritasi dan membuat jerawat menjadi kering. Ciri dari jerawat ini adalah jerawat yang biasanya muncul lebih dari satu dan akan meradang. Selain itu, jerawat Nitrosica ini harus ditangani secara langsung dan cepat karena dapat menimbulkan lubang pada wajah jika sudah pada tahap parah.

Anda sebaiknya mendapatkan penanganan dari dokter kulit jika mengalami jerawat jenis ini. Dokter akan menyediakan perawatan dengan teknologi laser, mikrodermabrasi, dan perawatan lainnya untuk mengobati jerawat ini.

8. Jerawat Nodul dan Kista

Jerawat yang meradang Nodul dan Kista disebabkan oleh kebocoran cairan pada folikel rambut. Kebocoran tersebut akan menimbulkan respon dari sistem kekebalan tubuh sehingga timbulah peradangan. Jerawat nodul dan kista adalah jenis jerawat yang paling parah. Bentuknya besar disertai dengan rasa nyeri dan menyakitkan. Persamaan nodul dan kista adalah sama-sama memiliki struktur yang keras. Perbedaannya adalah nodul tidak berisi nanah sedangkan kista, pada umumnya berisi nanah.

Untuk mengobati jenis-jenis jerawat ini, anda memerlukan waktu yang cukup lama. Selain itu, jika jerawat telah hilang, bekasnya akan menginggalkan jaringan parut pada wajah anda.

Dari ulasan mengenai jenis-jenis jerawat diatas, kini kita telah mengetahui lebih jauh mengenai jenis-jenis jerawat. Kita akan membahas secara lengkap dalam artikel yang selanjutnya secara lebih detail dan jelas dalam website www.seputarjerawat.com ini. Pemahaman itu perlu karena masing-masing jenis jerawat memiliki cara penanganan yang berbeda-beda sehingga anda tahu bagaimana cara mencegah dan mengobatinya.